[Fanfic] Special Guy for B2utiful Girl (part 1)

Title: Special Guy for B2utiful Girl (Beauty Vanilla Love)
Main Cast: Yoon Doojon (DJ), Lee Eunhee (Vanie), Lee Soohon (Mikka), Super Junior and CN Blue, Nichkun
Disclaimer: Super Junior belong to SM Ent.; Nichkun belong to JYP Ent.; CN Blue belong to FNC Music.; Yoon Doojon belong to Cube Ent.; Lee Soohon belong to Open-World Ent. and Lee Eunhee belong to cloudyeppeo Ent a.k.a ME.
::::
I don’t make any money from this so enjoy my ridiculous FF with smile

“Noona.. kenapa dirimu suka sekali tinggal di Prancis itu? Kembalilah ke negaramu,”

Aku hanya tersenyum mendengar celotehan adik semata wayangku sambil menekuri laporan keuangan dari bisnis yang aku kelola.

“Noona.. aku benci kau,”

“MWO?? Waeyeo?? My dearest dongsaeng, aku mencintaimu,”
“Aku benci kau, Noona…”

Tuut..Tuut..Tuut

Aku memandang ponselku dengan senyum. Seperti biasa, adik semata wayangku P.A.S.T.I akan mematikan telepon kalau sedang marah.

“Hahh.. Mikka.. Noona pasti akan kembali ke Seoul, sayang,”kataku lalu melihat ke arah pintu. Sekretaris sekaligus tangan kananku masuk membawa beberapa map dan amplop.

Uhm ssi meletakkan beberapa buah map ke atas mejaku dan menyerahkan sebuah amplop berwarna coklat.  “Agassi, ini surat dari SM Entertainment, Korea…”
“MWO? SM Entertainment?”tanyaku yang dijawab anggukan lalu membuka surat beramplop coklat itu. “Hee?? Aku disuruh kembali ke Korea? Aissshhh… Bukankah sudah ada yang mengurusi wardrobe di sana.. Kenapa aku harus kembali?”

Drrtt..Drrtt..

“Ottokae?? Sooman ahjusshi menelepon,”panikku sambil memandang Uhm ssi.
“Agassi, angkat ponselmu,”katanya yang aku jawab gelengan. “Kalau begitu, biar aku saja yang menjawab teleponnya,”

Aku hanya memandang cemas ke arah Uhm ssi dengan jantung berdebar. Kalau Sooman ahjusshi sudah memintaku kembali ke Korea, dipastikan bakal ada hal bodoh yang akan terjadi dan aku tidak mau itu terjadi padaku.

“Agassi, besok kau disuruh berangkat ke Korea. Uang perjalanan sudah ditransfer dan tiket sudah di-fax,”
Aku hanya mengangguk pasrah dan menatap nanar ke arah Uhm ssi.
**

“Mikka.. besok kau jangan lupa menjemputku di bandara.. Iya.. Aku akan kembali ke Seoul.. Dongsaeng, aku tidak tau berapa lama stay di sana. Pekerjaanku di Prancis masih menumpuk.. Iyaaa.. Meskipun Nichkun sudah membantuku.. My sweet darling.. Please understand me.. I really miss u, honey.. I always support u although i can’t staying beside u now. Saranghae,”kataku mematikan telepon lalu mengganti channel tivi.

Aku menghela nafas ketika melihat berita di tivi. Adik kesayanganku dan grupbandnya lagi diwawancara di sebuah acara amal.

Aku sangat bersyukur karena hari ini, aku dan DNa bisa menampilkan yang terbaik untuk Charity Fair dan tentu saja kami sangat merasa terhormat karena bisa mengisi acara dan bertemu dengan para sunbae; Super Junior, B2ST, CNBlue. Kesuksesanku ini akan aku persembahkan kepada Noona-ku yang jauh di sana, I love you, Noona,

“I love you, too, dongsaeng,”

Drrtt..Drrtt..

Aku menatap malas ke arah ponsel. Mi Amor Nickhun terpampang di LCD ponsel.

“Hallo…”kataku lalu segera menjauhkan telepon dari telinga ketika mendengar teriakan dari seberang. “Yaa~~what happen, dear?.. Besok aku berangkat ke Seoul.. Kalau tidak bisa mengantar, tidak usah dipaksakan, honey.. Aku tidak tau berapa lama tinggal di sana.. Sudahlah, masalah itu kan sudah selesai, meskipun kau bukan lagi pacarku, tapi namamu di ponselku masih Mi Amor Nickhun… Iyaaa… Doakan aku supaya bisa menemukan cowok korea yang baik-baik.. Heii.. Aku mau beli oleh-oleh untuk si tengil, apakah kau mau menemaniku??… Tentu saja, darling… Ne, Te Amo,”
**

Incheon Airport…
Tanpa basa-basi aku segera memeluk bocah tengil dengan rambut diikat di belakang itu dan langsung mencium pipi kanan dan kirinya.
“Noonaaaa…”protesnya lalu memasang wajah manyun.
Aku tersenyum sambil mengacak rambutnya. “Saranghae, dongsaeng,”kataku lalu menggandeng tangannya.

Beberapa wartawan segera mencegat langkah kami dan melontarkan pertanyaan yang sangat tidak disangka. “Mikka ssi, apakah wanita ini pacarmu?”. “Pacar anda sangat cantik sekali, Prancis sekali wajahnya.

Aku tersenyum mendengar pertanyaan dan celetukan-celetukan dari para wartawan.
“Bukan, dia bukan pacarku, gadis yang sedang menggandeng tanganku ini adalah Noonaku…”
**

Apartment B2ST..
“Mwo? Mikka, leader DNa punya Noona secantik ini? Oh my.. Aku menyukainya.. Wajahnya sama sekali tidak ada potongan Korea,”komen Hyunseung.

“Yaa~~ Dongwoon-ah.. bukankah kau dulu bertetangga dengan Mikka?”seru Gikwang ke arah si Magnae.
“Iya.. kenapa, hyung?”
“Kau pernah bertemu dengan Noona-nya Mikka?”seru Hyunseung semangat.

“Anii.. Waktu aku bertetangga dengan Mikka, Noona sudah tinggal di Prancis..”kata Dongwoon sambil melihat ke tivi. “Noona itu ternyata cantik ya.. Lebih cantik dari foto,”

“Aku harus ketemu ama Noona-nya Mikka,”semangat Hyunseung. “Omo~~ Sayang sekali, Doojon Hyung tidak ada disini, pasti dia akan langsung jatuh cinta,”
**

Apartment CN Blue…
“Waaahhhh… cantik sekaliii…”seru Minhyuk sambil memeluk bantal.
“Beruntungnya Mikka punya pacar secantik itu..”seru Yonghwa.
“Yaa~~ Hyung.. kau ini bagaimana, dia bukan pacarnya Mikka Hyung, tapi Noonanya,”
“MWO?? Kok tidak mirip sama sekali ya??”kata Yonghwa.
“Aku suka padanya, Hyung,”
“Suka??”kaget Yonghwa sambil melihat ke arah Minhyuk.
“Iya…”
**

Apartment Super Junior…
“Akhirnya.. Vanie kembali ke Seoul,”gumam Sungmin.
“Kau kenal padanya?”tanya Heechul.
Sungmin mengangguk. “Dia sepupuku,”

“Sepupu?? Sungmin.. kenapa kau tidak cerita punya sepupu secantik dia,”seru Yesung.
“Kalian tidak bertanya padaku. Pasti Mikka senang Noonanya kembali,”
“Aku akan pedekate padanya,”
“Yaa~~ Yesung Hyung, Vanie sudah punya kekasih, cowok Thailand, kalo tidak salah namanya Nickhun..tapi tidak tau lagi kalo sekarang mereka putus,”
**

Barang-barang belanjaanku berjatuhan ketika seseorang menabrakku. Seketika itu juga aku menatap galak cowok yang ada dihadapanku.

“Yaa~~ kalau jalan itu pake mata dong,”kataku marah setelah menarik paksa headset yang terpasang di telinganya.
“Yaa~~ jalan itu menggunakan kaki, bukan menggunakan mata. Sejak kapan jalan menggunakan mata, mata itu digunakan untuk melihat, bukan untuk jalan. Babo…”

Mataku terbelalak lebar. Apa-apaan orang yang berada di hadapanku.

“Aku tidak akan tertarik padamu meskipun matamu indah dan besar….”katanya lalu menatap ke arahku dengan senyum menyebalkan.

“Tsk.. Aku tidak mengharapkan cowok menyebalkan seperti kau menyukaiku, T.I.D.A.K akan pernah berharap,”makiku kencang.

Cowok menyebalkan itu hanya mengangkat bahu dan berlalu meninggalkanku serta barang-barang belanjaanku yang tergeletak tidak berdaya di lantai. Aku memungut barang-barang tersebut dengan muka kusut dan mengomel panjang.

“Dasar cowok menyebalkan, pede sekali, jelek, tidak bertanggung jawab, sok tampan, jahat.. AKU BENCI KAUUUUUU,,,,”
**

Aku melangkahkan kaki ke SM Entertainment dengan lesu. Malas sekali aku melangkahkan kaki ke agensi ini.
“Vanie.. Yaa~~ Vaniee…”teriak seseorang yang sangat aku kenal, Sungmin.
Aku segera berbalik badan, benar saja, Sungmin berdiri dengan angkuh disertai senyum khasnya. Segera aku melangkah ke arahnya.
“Sungmin, apa kabar? Aku sangat merindukanmu,”kataku lalu memeluk dirinya.

“Yaa~~ sungguh tidak sopan kau memanggilku tanpa embel-embel Oppa,”
“Hhhheee… Kita kan seumuran, Sung…”kataku terputus ketika melihat mata Sungmin melotot.
“Seumuran? Kamu bermimpi, Vanie Lee?”

“Aishh.. geurae.. Aku merindukanmu Sungmin Oppa,”
“Aku merindukanmu, yo dongsaeng, tapi aku marah padamu,”
“Wae?”kataku lalu duduk di sebelahnya.
“Kau tidak berkunjung ke apartment-ku…”
“Haaa.. jeongmal mianhae, Oppa.. aku belum sempat berkunjung ke sana. Bagaimana kalau nanti malam aku ke sana?? Bersama Mikka,”
“Baiklah.. Aku akan menunggumu… Anyway, kau sama Nickhun??”
“Aku sudah putus, Oppa.. Sudah 8 bulan yang lalu aku putus dengannya, dia ketahuan selingkuh ama sekretarisnya,”

Aku hanya mendesah pelan setelah mengucapkan alasan kenapa aku putus dengan Nickhun, cowok Thailand tampan itu.

“Vanie, aku turut bersedih mendengarnya. Terus, kenapa kau ke sini?”
“Aku diminta menemui Sooman Ahjusshi, katanya aku H.A.R.U.S ikut salah satu variety show di MBC, padahal aku bukan artis SM, aku hanyalah pengusaha…”
“Oleh karena itu, meskipun kau pengusaha, tapi masih di bawah naungan SM..”
“Harusnya artis SM saja yang ikut acara itu, kenapa aku juga.. Berarti benar, hal bodoh akan terjadi padaku, Oppa..
Something stupid?? Wae??”
“Kalau Sooman Ahjussi sudah meneleponku, pasti akan ada hal bodoh yang bakal terjadi padaku…”

Terdengar tawa Sungmin Oppa. Menjengkelkan sekali dirinya.

“Tertawalah diatas kesengsaraanku, Oppa,”ketusku.
“Honey, tenang saja, acaranya bakal menyenangkan.. Kalau tidak salah, acara yang kau maksud itu We Got Married…”
“MWO?? W.E G.O.T M.A.R.R.I.E.D? Jeongmalyeo? Aisshhh…”
“Siapa tau pasanganmu dalam WGM bisa menggantikan posisi Nickhun di hatimu…”

Aku hanya terdiam mencerna kata-kata Sungmin Oppa.

“Vanie, terima aja acara itu, jangan mengecewakan SM Ahjusshi.. Hmm.. aku pergi dulu, ada rehearsal Super Junior untuk Dream Concert. I trusted you, dear,”
“Gomawo, Oppa,”
**

Aku memandang kesal beberapa lembar yang ada di tanganku. Lembaran itu tertulis WE GOT MARRIED. Aku tidak habis pikir bagaimana bisa seorang Vanie Lee menjadi main star di WGM.
“Haaaahhhh… I dunno who are Beast, how can I Got Married with their leader,”seruku lesu. “Oh My… mana besok aku harus menemui *calon suami* di Cube Entertainment, aiguuu…”

Cklek..

Aku tersenyum ketika pintu depan terbuka. Mikka dan Dongwoon.
“Dongsaeng…”kataku berubah ceria setelah menyembunyikan lembaran dari MBC di bawah bantal.

“Noona.. bogoshipo,”kata Dongwoon lalu memelukku.
“Aku juga merindukanmu, dongsaeng. Wahhh.. kau sekarang berubah ya. Makin tampan dan tentu saja berkharisma,”
“Gomawo..”

“Noona, Dongwoon sekarang menjadi member Beast..”
“Beast?”kagetku. Aku hanya mendelik ketika melihat anggukan Dongwoon. “Leader?”
“Anii.. aku magnae, Noona.. Leader Beast itu Doojon Hyung, Yoon Doojon Hyung. Wae?”tanya Dongwoon menatap penuh tanya ke arahku.

Segera aku menyerahkan lembaran dari MBC ke Dongwoon dan menatap penuh harap ke arahnya.

“Noona, bagaimana bisa kau ikutan di We Got Married?”tanya Mikka ikutan membaca lembaran dari MBC tersebut.
Aku menggeleng. “Kau tanya padaku, aku tanya siapa?? Sungmin?? Sooman Ahjusshi?? Aku juga tidak habis pikir, Mikka,”

“Wahh.. kalau Hyunseung hyung tau mengenai ini, dia pasti bakal patah hati…”
“Hyunseung? Nugu?”tanyaku stress.
“Salah satu vocal lead di Beast. Dia menyukaimu, Noona,”
“MWO?? Oh My.. Ottokaji??
**

Apartment B2ST..
Terdengar teriakan Hyunseung di seantero ruangan. Seluruh member segera menutup telinga kecuali sang leader.
“Yaa~~ Hyung.. kok kau bisa menjadi main star di WGM bersama Vanie Lee??”

Sang leader hanya menggeleng menatap Hyunseung penuh tanya. “Kau kenal dengan Vanie Lee??”tanya Doojon yang dijawab gelengan oleh Hyunseung. “Kalau tidak kenal, kenapa kau berteriak sebegitu kencangnya, ohng?”

“Aku kaget aja, Hyung, kau bisa ikutan WGM…”
“Aku kini berharap semoga Vanie Lee itu bukan cewek yang aku temui di supermarket beberapa hari lalu. Cewek menyebalkan yang memiliki mata indah nan besar itu,”

“Yang kau ceritakan itu? Jelas-jelas yang salah itu kau, Doojon,”komen Junhyung.
“Aku yang salah?? Kok bisa? Ngomong-ngomong, Dongwoon kemana?”
“Tadi dia minta izin mau berkunjung ke apartmentnya Mik..ka…”komen Gikwang yang terputus omelan Hyunseung.
“MWO?? Kau bilang dia ke apartmentnya Mikka? Dasar magnae genit, menyebalkaaaaannn…”

“Dia kenapa?”tanya Doojon ke Gikwang.
“Hyunseung menyukai Noona-nya Mikka, Hyung, terus, Dongwoon dulu pernah bertetangga dengan Mikka..”
“Complicated. Ah… Aku stress, besok *calon istri*ku bakal ke Cube Entertainment. Ottokaji?

**

Cube Entertainment…
Aku hanya mendesah pelan menatap gedung di depanku. Di dalam gedung inilah Beast bernaung. Aku tidak tau apa yang akan terjadi di dalam. Aku menyunggingkan senyum ketika melihat banyak orang yang membawa spanduk untuk mendukung aku.

“Vanie eonnie, fighting..”
“We are beauty, always support u and Doojon oppa.. Eonnie, fighting..”

Aku hanya mengangguk menanggapi celetukan-celetukan para fans-nya Beast. Beauty, itulah sebutan fans untuk Beast.
“Vanie, Beast sudah menunggu,”salah seorang wakil dari Cube menemui kami dan segera membimbing kami menuju ruang rapat.
**

Meeting Room..
“Hyung.. info yang aku dapat mengenai Vanie Lee.. Anak pertama dari 2 bersaudara. Adiknya merupakan salah satu member boyband yang ada di Korea. Sejak berumur 17 tahun, dia sudah tinggal di Prancis. Umur 20 tahun, Vanie Lee sudah menjadi presiden direktur yang sangat disegani di Prancis. Berpacaran dengan cowok Thailand super sukses yang bernama Nickhun. Tapi sekarang, hubungan mereka sudah putus dikarenakan perselingkuhan…”ungkap Yooseob.

“Dan sebentar lagi, dia datang untuk menemui kita, Hyung,”seru Dongwoon sambil melihat jam tangan.

“Aku penasaran sama Vanie Lee. Katanya, banyak pengusaha yang tertarik pada dirinya. Dan kau tau, fanbase official kita banyak dikunjungi orang-orang Prancis demi melihat siapa Yoon Doojon itu. Vanie Lee itu S.A.N.G.A.T terkenal di Prancis. Fans-nya disebut Vanilla Love. Doojon, kau sungguh beruntung bisa bekerja sama dengan Vanie Lee,”seru Junhyung.

“Jjinjja??”seru Doojon dengan mata sedikit berbinar.
**

Entah kenapa jantungku berdegup kencang ketika wakil dari Cube Entertainment itu membuka knop pintu ruang rapat.
“Silakan,”kata wakil itu mempersilakan kami masuk.

Aku hanya terbengong melihat 6 cowok yang ada dihadapanku, yang merupakan member dari Beast, dan mataku segera terbelalak ketika mataku tertuju pada salah seorang cowok yang duduk di sebelah Dongwoon, bukankah dia tersangka beberapa hari lalu di Supermarket.

Reaksi cowok yang aku maksud juga sama. Terkejut melihat kehadiranku. Dan…

“YAA~~~~ KAU?? NGAPAIN KAU KESINI?? MAU BALAS DENDAM, ohng??”

Aku tersentak mendengar celotehan dia. Apa-apaan sich nich cowok.

“YAA~~ SIAPA YANG MAU BALAS DENDAM.. AKU KESINI MAU BERTEMU DENGAN LEADERNYA BEAST, BABOCHOROM,”

“Jadi..jadi..kau..adalah.. Vanie Lee??”tanyanya ragu-ragu.
“Iyaaaa.. Wae?? Kau kenal aku?? Tentu saja kau kenal padaku, karena kau adalah cowok sok tampan, tidak bertanggung jawab, jahat, pede, yang menjadi tersangka beberapa hari lalu di Supermarket,”

“Hoo.. ternyata kau cewek yang menyebalkan yang memiliki mata besar nan indah itu? Tsk..tsk.. tidak aku sangka ternyata kau menyukaiku sampai mencari tau dimana aku,”

“Hellooowww… Tuan yang menggunakan mata untuk berjalan, ternyata selain ciri-ciri yang aku sebutkan tadi, kau juga sangat narsis.. tsk..tsk.. tidak aku sangka…”

“Kalian sudah saling kenal?”seru seseorang ditengah-tengah perang mulut kami.
“Nee.. kami pernah bertemu beberapa hari lalu di Supermarket,”kata kami bareng.

“Kalau begini, kami bisa tenang,”kata pihak MBC lalu mempersilakan aku duduk. “Begini, Vanie, dia ini yang bernama Yoon Doojon, leadernya Beast…”
“MWO?? DIA?? DEMI TUHAAAANNNN…”

“Jadi, kalian akan menjadi main star di WGM.. Acara ini tayang sekitar 1 bulan lagi,”

“TIIIIIIIDDDAAAAKKKKK!!! Kenapa harus Doojon Hyung yang berpasangan ama Vanie Lee?? Huhuhu…”seru seseorang yang berada di sebelah kanan Dongwoon, Jang Hyunseung.

“Jadi dia ini Noona-nya Mikka?”tanya Doojon yang dijawab anggukan oleh Dongwoon. OMG.. kenapa harus complicated begini?”
“Seharusnya aku yang bilang begitu, Tuan yang menggunakan mata untuk berjalan,”
**

Prancis…
Nickhun menekan dadanya dengan muka yang tidak bisa dijelaskan. Matanya mengilat marah ketika melihat acara di salah satu channel.

“Nickhun ssi.. apakah anda…”
“Aku bohong kalau aku bilang aku tidak cemburu melihat adegan ini, tapi ini hanyalah sebuah akting, Uhm ssi…”
“Agassi.. dia tidak mungkin mencintai pria yang menjadi pasangannya di acara WGM ini, Nickhun ssi,”

“Aku akan ke Korea…”
“Kenapa??”
“Aku cemburu, Uhm ssi.. Memang, tidak berhak aku cemburu padanya karena kesalahan 8 bulan lalu, tapi apa daya, hati ini cemburu sekali,”kata Nickhun seraya keluar dari ruangan.

Uhm ssi melihat adegan yang ada di tivi. “Agassi tidak pernah menunjukkan mata seperti ini ketika menjadi pacarnya Nickhun ssi, apakah Agassi mulai menyukai Yoon Doojon?”
**

“MWO?? Selama acara WGM, aku tidak bisa menggunakan kartu kredit, mobil, dan sebagainya? Oh my.. dan kami tidak bisa menggunakan uang tabungan??”seruku panik. Aku mendadak miskin di acara WGM.

“Iyaaa.. aturan WGM adalah tidak bisa menggunakan barang pribadi untuk menutupi kekurangan yang ada, kecuali ponsel. Uang akan dikasih setiap minggu, Vanie ssi,”

“Sajangnim.. dengan uang ini, kita berdua mana bisa hidup seminggu…”seru Doojon sambil memegang 3 lembar uang pecahan 1000 won.
“Oleh sebab itu kalian harus mencari pekerjaan sampingan.. MBC sudah menentukan tempat kalian untuk bekerja.. Ada 3 pilihan, pertama, membantu di apartment-nya Super Junior. Kedua, menjadi barista di kafenya D-Na, dan ketiga, menjadi pustakawan di perpustakaan pribadi milik CN Blue,”

“Aku akan memilih menjadi barista di kafenya D-Na…”seruku semangat.
“Yaa~~ Vanie.. itu public area, aku tidak berkenan kau bertemu dengan orang banyak. Sebaiknya kau bekerja di perpustakaan milik CN Blue..”
“Tapi..”
“Aku mohon padamu, Vanie..”
“Baiklah..baiklah.. aku menghormatimu. Sajangnim, aku memilih jadi pustakawan,”
“Kalau begitu, bagaimana dengan Doojon ssi?”
“Aku akan menjadi barista di kafe milik D-Na,”
“Baiklahhh…”
**

Sudah hampir 5 minggu aku bekerja sama dengan Doojon. Ternyata cowok menyebalkan itu berbeda dari penilaianku, dia sangat bertanggung jawab dan care padaku serta menyenangkan. Sepertinya dia sangat takut aku akan melirik cowok lain.

Iseng-iseng aku membuka mention di twitterku. Banyak sekali yang mention. Aku tidak bisa membalas satu persatu mention mereka. Dan betapa kagetnya aku ketika melihat Trending Topic, Beauty Vanilla Love dan WGM DJ Vanie masuk 2 besar. Aku tersenyum melihat reaksi para fans.

Mataku terbelalak membaca salah satu mention-ku. Dari Nickhun.
Berhakkah aku cemburu padanya? Aku akan ke Korea untuk melihat dirinya secara langsung. Siapa dia yang bisa membuatmu menatapnya seperti itu?

Dan kembali mataku terbelalak membaca mention sesudah Nickhun. Dari Doojon.

Yaa~~ Big Eyes, siapa Nickhun? Kenapa dia marah-marah padaku? Waeyeo? Aku ini hanyalah suamimu di WGM, itu hanyalah acting, ~,~’ +_+.. Meskipun, aku berharap menjadi kenyataan, hakhakhak *kau pasti gede rasa sekarang, xD, hahahahaha*

“MWO?? Big Eyes?? Kurang ajar,”kataku lalu membalas twitnya.
MWO? Big Eyes?? Nugu? Yaa~Neppeun Namja.. Nickhun itu pernah menjadi pacarku, ._. :() Mianhaeyeo +_+ really really sorry
**

Jujur, aku sangat benci dengan suasana perpustakaan, hening dan sepi, namun perpustakaan kecil milik CN Blue yang aku datangi sangat jauh berbeda dari pemikiranku. Konsep ruangannya sungguh minimalis yang mampu membuat nyaman meskipun berlama-lama berada di dalamnya.

“Waahhhh…”reaksiku ketika masuk ke mini studio yang juga berada di dalam perpustakaan tersebut. “Kereeeen sekali…”
“Terima kasih, Vanie ssi. Kami benar-benar sangat terkejut ketika Manajemen meminta CN Blue sebagai guest star di acara WGM Beauty Vanilla Love ini,”seru leader CN Blue, Jung Yonghwa.

“Saya juga sangat-sangat berterima kasih sudah diizinkan masuk ke dalam perpustakaan kecil ini, Yonghwa ssi,”seruku lalu meneguk coklat dingin yang disediain oleh Jungshin, bassist CN Blue.

“Mohon maaf, 2 member lainnya, Jonghyun dan Minhyuk masih belum bisa bertemu dengan anda, Vanie ssi, karena masih ada shooting untuk drama musikal mereka,”
“It’s okai, Yonghwa ssi,”seruku lalu tersenyum.
**

Doojon mendengarkan dengan seksama penjelasan yang diungkapkan oleh Mikka, sang leader D-Na. Sesekali dia melihat  benda yang ditunjuk oleh Mikka, sesekali dia mengangguk dan menyunggingkan senyum manisnya.

“Hyung, untuk sementara, bertugas mencatat order pengunjung dulu. Kalau kinerja Hyung baik, maka kami akan memindahkan ke bagian bar, yang meracik minuman,”
“Baiklah, Mikka. Kamsahamnida atas penjelasannya. Semoga aku bisa bekerja sama dengan kalian,”
“Kami juga berharap begitu, Hyung,”

“Ouw ya, bisakah aku mengetahui siapa dongsaengnya Vanie Lee?”tanya Doojon sambil menatap mereka satu persatu.
“Aku, Hyung,”seru Mikka lalu mengangkat tangan.

“Ahhh.. Kau ternyata, Mikka..”
“Wae, Hyung?”tanya Mikka heran.
“Vanie pernah bercerita padaku mengenai dongsaengnya. Aku juga tau kalau Vanie memiliki dongsaeng yang menjadi member salah satu boyband di Korea. Aku tidak menyangka bahwa kau, Mikka, yang menjadi dongsaengnya, pertama kali aku kira Karam. Kau dan Vanie sama sekali tidak mirip,”

Mikka hanya tersenyum miris mendengar celetukan Doojon. “Kau orang kesekian, Hyung, yang mengatakan demikian. Untung saja kau tidak mengatakan kalau aku ini pacarnya Vanie Lee,”

Hahahahaha… Seluruh member D-Na termasuk Dojon tertawa mendengar celetukan Mikka.

“Hyung, bagaimana bisa wajahmu tidak mirip dengan Vanie Noona?”seru Karam.
“Molla.. Mungkin dalam benak orang-orang sudah tersimpan wajah cewek Prancis ketika melihat Vanie Noona…”
“Mungkin juga. Selama ini kenapa kau merahasiakan Noonamu?”tanya Doojon.

“Sebenarnya aku tidak merahasiakan keberadaan Noonaku. Para netizen sudah mengetahui bahwa aku memiliki seorang Noona, namun, mereka tidak mengetahui dimana Noona tinggal dan wajahnya. Kenapa? Aku seorang artis, Hyung, aku tidak ingin kehidupan Noona dan keluarga ikut terganggu ketika aku mendapat masalah. Lagian, waktu aku ikut audisi D-Na, Noona tidak mengetahuinya,”

“Jjinjja??”

“Ne, Noona mengetahui aku menjadi member D-Na malah dari tv. Noona marah besar, Hyung, padaku dan pada orang tua. Namun, Nickhun Hyung memberikan penjelasan pada Noona. Ahhh.. sayang sekali mereka berdua sudah putus,”

“Doojon Hyung, kau beruntung sekali bisa bersama Vanie Noona, banyak sekali cowok yang berharap bisa berpasangan dengan Noona di acara WGM ini,”celetuk Hyunmin.

“Hahh?? Jeongmal??”

Hyunmin mengangguk. “Contohnya Yesung, Eunhyuk, dan Heechul sunbae, Minhyuk, Seulong sunbae, dan Onew SHINee,”
Doojon hanya terperangah mendengar penjelasan Hyunmin. Wajahnya sedikit memucat.
“Kurang satu lagi. Jang Hyunseung Hyung,”
“Hahaa.. Itu aku sudah tau, Jay,”seru Doojon tertawa garing.

“Hyung, aku benar-benar berharap di acara WGM ini, berharap Noona bisa membuka hatinya dan melupakan Nickhun Hyung,”
“Aku berjanji akan melakukan itu, Mikka,”
“Hyung, apakah kau mulai menyukainya?”
“….”Doojon hanya mengedikkan bahu dan tersenyum.
**

KLONTAAANGGG..KLOOOONNNTTAAAAANGGGG…
Aku membuat keributan di dapur. Panci, sendok, pada berjatuhan. Akupun ikutan terjatuh dan terduduk dengan tepung mengenai wajah dan rambutku.

“NOONAAAA~ Astagaaa…”seru Karam lalu membantuku berdiri. “Apa yang terjadi?”
Aku hanya meringis malu sambil membersihkan tepung-tepung dari wajah dan rambutku. “Noona belajar memasak, Karam, minggu besok ada tantangan memasak di WGM,”

“Noona.. bukannya kamu pernah memasakkan kami makanan? Seafood salad dan spaghetti bolognaise serta pudding? Itu saja yang kau masak,”

TRINGG…TRIIINGG..
Lampu ide di kepalaku menyala terang. Aku segera memeluk Karam karena berhasil membangkitkan ide di kepalaku dan mengecup pipinya dengan sayang.

“Noona, kalau Kau bertingkah seperti ini, bisa-bisa aku dijemur ama Doojon Hyung,”goda Karam lalu membantuku meletakkan panci dan sendok ke tempatnya.

Tiba-tiba jantungku berdegup kencang ketika mendengar nama Doojon. Aku terdiam di tempatku ketika mendapatkan reaksiku seperti ini.

“Noona..Noona.. Wae? Kenapa kau memegang dadamu? Apakah sakit gara-gara terjatuh tadi?”cemas Karam.

Aku menggeleng lalu meninggalkan Karam di dapur dan segera masuk ke kamar. Jantungku semakin berdegup kencang ketika melihat nama yang terpampang di LCDku, -Doojon Fake Yobo-.

“Hallo.. Wae? Mikka tidak ada di sini… Mwo?? Kau di toko es krim sebelahnya cafenya D-Na?.. Molla… Arasso.. Arasso.. Aku akan menyusulmu di sana. Kira-kira 30 menit lagi aku akan sampai di sana,”
**

Doojon hanya mematung memandang ponselnya. “Kira-kira 30 menit lagi aku akan sampai di sana,

“Haahhh.. Bagaimana bisa jantungku berdebar kencang ketika mendengar persetujuan dari Cewek Mata Besar itu,”seru Doojon sambil merebahkan badannya ke punggung kursi.

Mata Doojon menatap sekeliling toko es krim. “Romantis,”

Seketika itu juga Doojon merasa wajahnya memanas dan tersenyum. “Apa yang sedang kau pikirkan, Yoon Doojon?”

Beberapa saat kemudian sepasang kekasih memasuki toko es krim dan mengambil tempat duduk tepat di depan meja Doojon. Mereka tidak menyadari bahwa cowok yang sedang duduk di hadapan mereka adalah Yoon Doojon, leader Beast.

Doojon menggeleng-gelengkan kepala ketika melihat si cowok membersihkan sisa es krim di sudut bibir sang pacar. Dia tidak membayangkan apa yang akan dilakukan Vanie kalau dia melakukan hal itu.

“Vanie pasti curiga padaku,”serunya pelan lalu melihat ponsel iPhone-nya. “Ne.. Bukannya toko es krimnya hanya satu, kenapa kau bertanya lagi? Hee??.. hahahaha,,, kalau kau menghadap cafenya D-Na, toko es krim yang aku maksud ada di sebelah kanan. Aku duduk di dekat jendela. Arasso..arasso.. Mwo?? Aisshhh.. Cerewet amat..”

DAG…DIG…DUG…
**

Aku memandang tidak percaya bangunan yang dimaksud Doojon.
“Tsk.. Babo.. Kalau ini yang dimaksud, ini bukan toko es krim melainkan toko waffle dan pancake.. Dasar Babo,”

Aku segera masuk ke dalam dan mencari sosok yang telah membuat jantungku berdebar.

Kliningg..Kliningg..

Mataku sibuk mencari sosok itu. Ah.. itu dia. Aku segera melangkah menuju sosok tampan itu. Namun langkahku terhenti karena ada beberapa suara yang memintaku untuk foto bareng.

“Vanie ssi, bisakah kita foto bareng?”

Aku mengangguk lalu segera memasang gaya dan senyum yang paling keren.

“Vanie ssi, kamsahamnida,”seru mereka senang lalu menyodorkan buku untuk aku tandatangani.
“Ne, Kamsahamnida,”seruku lalu mengembalikan buku tersebut dan segera menuju sosok tampan itu.

“Lama sekali,”seru Doojon sambil menunjuk jam tangan putihnya.
Aku hanya memberikan senyum manisku. “Jeongmal mianhae, yobo,”
“MWO?? YOBO?? Yaa~~ kita ini bukan sedang di WGM,”
“Arraso.. Kau sudah memesan makanan?”tanyaku tanpa melihat dirinya.
“Belum,”
“Kau mau memesan apa?”tanyaku.
“Yang enak,”

“Yaa~~ aku mana tau rasa makanan di sini. Ini kali pertama aku datang ke sini. Babo,”sewotku.
“Ahh.. Lupa.. Waffle es krim coklat,”
“Oke..”kataku lalu memanggil pelayan.

“Ne?”
“Waffle es krim coklat satu, pancake es krim coklat satu,”seruku yang tidak ditanggapi oleh sang pelayan. Sang pelayan hanya memandang dengan mata terbelalak.

Aku mengibas-ngibaskan tangan di hadapannya. “Permisi..”
“Ah… jeongmal mianhae.. Apakah anda Vanie Lee?”tanyanya yang aku jawab anggukan. “Boleh foto bareng?”

Doojon hanya geleng-geleng kepala melihat reaksi sang pelayan yang menyodorkan ponselnya ke pelayan satunya.

“Ahh.. dan kau Yoon Doojon.. Bisakah aku foto bareng dengan kalian berdua?”

“Baiklah,”seruku dan Doojon bareng lalu memasang senyum serta gaya yang paling oke.

“Doojon ssi, Vanie ssi, kamsahamnida.. Pesanan kalian berdua akan segera saya siapkan,”
“Ne..”

Tidak lama kemudian, pesanan kami datang dan dengan segera kami menikmati hidangan tersebut tanpa bicara. Aku tidak tau apa yang sedang bergejolak di hati. Jantungku berdebar kencang ketika tangannya mengusap sudut bibirku.

“Gomawo,”seruku pelan tanpa berani memandang wajahnya.
“Cheonmaneyo,”

Kembali kami sibuk dengan pikiran masing-masing. Yang pasti, aku tidak bisa memandang matanya karena akibatnya bisa fatal, jantungku berdegup dengan kencang sekali.

“Vanie~~”

Aku mendongak mencari suara tersebut. Nafasku tercekat melihat sosok yang memanggilku. N.I.C.K.H.U.N H.O.R.V.E.J.K.U.L.

“Aku tidak menyangka bisa bertemu denganmu di sini, sayang,”katanya lagi lalu mendekati meja aku dan Doojon.
“Aku juga tidak menyangka, Nickhun, apa kabar?”kataku lalu berdiri dan menyalaminya.

“Aku baik-baik saja. Ahh.. ternyata dia yang bernama Yoon Doojon. Doojon ssi, senang sekali aku bisa bertemu langsung denganmu. Namaku Nickhun Horvejkul,”

Doojon hanya menatap tidak percaya sosok yang sedang berdiri menghadap dirinya. Namun Doojon segera menyunggingkan senyum dan menyalaminya.

“Senang bertemu denganmu, Nickhun ssi. Siakan duduk,”

Cowok tampan yang sedang menggunakan kacamata hitam itu menggeleng. “Lain kali saja aku duduk bareng kalian,”

Kami berdua hanya mengangguk lalu tersenyum. Nickhun membalasnya dengan senyum. Namun, sebelum dia meninggalkan meja kami, Nickhun berbisik sesuatu padaku.

Aku akan merebut kau darinya, Vanie,

Aku terhenyak mendengar penuturannya. Aku duduk dengan pikiran berkecamuk dan selera makanku menguap gara-gara perkataannya.

“Vanie, gwenchana?”
“Ne, gwenchana,”
“Apa yang membawanya sehingga bisa berada di Seoul?”
“Kamu. Alasannya terbang ke Seoul adalah untuk melihat Yoon Doojon,”

“MWO?? Bagaimana bisa dia mengenalku?”
“Dia pernah menonton WGM Beauty Vanilla Love dan..”
“Dia penasaran siapakah Yoon Doojon yang berhasil membuat Vanie Lee menatapnya sedemikian rupa? Iya kan?”
“Bagaimana bisa kau tau soal itu, Doojon?”

Doojon hanya menyinggungkan senyum misteriusnya. “Aku mengetahui semuanya mengenai kau, Vanie,”

“…”aku hanya menatap Doojon dengan penuh tanda tanya.
**

Advertisements

2 thoughts on “[Fanfic] Special Guy for B2utiful Girl (part 1)

  1. yaaa,,cloudy. ff-nya mantaph. mianhe baru sempat baca. lanjutkan yaa.
    hwaiting.. :))

    aku rasa vanie bakal ama doojon. jeongmal??

    • hai widaa..
      thx udh baca FF saya..
      hhheee…
      wkwkwkwkwk

      penasaran?
      vanie kira-kira sama siapa ya?
      sebentar lgi akan aku publish kok FF part 2-nya

      terima kasih udh baca ya c:

      -cloud-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s