[FanFict] Sugar Rush (Epilogue)

Yayyy.. \(^.^)/_(._.)_\(^.^)/_(._.)_\(^.^)/
Finally.. i’ve comeback with Epilogue of Sugar Rush
I’m still hope, my reader can enjoy and will be happy after they read this FF
Nyahahahaha… XD~~
Backsound: Don’t Speak by Sarah Menescal

::::::::::

You and me
We used to be together
Every day together always

I really feel
Like I’m losing my best friend
I can’t believe
This could be the end

Aku menyimak conference-pers Park Eun Min yang diliput secara eksklusif oleh Showbiz Extra. Kesal dan emosi tergambar di wajah cantiknya namun terus ditutupi dengan senyum. Gadis itu telah terluka. Topeng senyum dipakai untuk menutupi luka yang telah melobangi hatinya.

Aku menghela nafas ketika kembali melihat senyum palsu ditampilkannya.
“Eun Min, kenapa kau harus memakai topeng senyum itu?”lirihku pelan.

It looks as though you’re letting go
And if it’s real
Well I don’t want to know

“Aku mohon, masalah ini tidak ada hubungannya dengan debut-stage in Seoul yang akan aku lakukan, jadi tolong, jangan disangkut pautkan,”

Aku menghela nafas untuk kesekian kalinya. Aku takut, masalah ini akan menutup kesempatan padanya untuk memulai karier di Korea.

Don’t speak
I know just what you’re saying
So please stop explaining
Don’t tell me ’cause it hurts
Don’t speak
I know what you’re thinking
I don’t need your reasons
Don’t tell me ’cause it hurts

“Aku meminta maaf kepada semua pihak yang sudah terluka gara-gara aku, terutama Vanie Lee dan Yoon Doojon. I really sorry, dear. Pada kesempatan ini juga, aku berharap, kalian semua “melihat” ke arahku. Aku tidak akan mengecewakan kalian. Aku akan membuat debut-stage yang hebat untuk kalian semua,”

Aku tersenyum bahagia melihat respon dari wartawan yang hadir untuk meliput conference-pers. Mereka semua sepertinya menantikan debut-stage-nya yang berkolaborasi dengan Super Junior KRY.
**

Honey, wake-up.. Sugar rush, wake-up,”

Suara Doojoon memenuhi kamar tidurku. Mataku segera terbuka ketika menyadari suara itu. Aku celingak-celinguk mencari orangnya. Nihil. Tidak ada siapapun di kamarku.

Honey, wake-up.. Sugar rush, wake-up,”

Lagi-lagi suara Doojon terdengar. Aku juga mendengar ada sesuatu yang bergetar di mejaku dan melihat lampu di ponselku menyala. Aku berdiri untuk mengambil benda mewah tersebut.

“Grrrrr….”kataku sambil melotot tajam ke arah ponselku. Nama guachonDJ terpampang.

“Hallow…”kataku mengangkat telponnya. “Yaa~~ sejak kapan kau mengganti ringtone ponselku, ohng? Special? Oh My.. Kau sungguh narsis. Arrrggghhhh,,,,hentikan kenarsisanmu, honey,”

Jangan lupa kau harus bertemu denganku hari ini,”

Aku menggaruk kepalaku yang tidak gatal. “Apa aku punya janji untuk bertemu denganmu? Hahahaha.. Apapun akan aku lakukan demi kamu, sayang. Nee~~ saranghae..”

Aku melihat ke arah jam dinding. Jam menunjukkan pukul 6 pagi.
“Whaaaaattttt????”kataku dengan mata terbelalak. “You’ve killed me, dear, kau menelponku di pagi buta seperti ini,”

Rasa kantuk masih menyerangku sehingga aku kembali melanjutkan tidurku setelah terganggu oleh suara yang menyebalkan namun berhasil membuat wajahku memerah dan jantungku berdebar kencang.
**

“Ini script yang kau minta, Vanie,”Teukie ssi menyodorkan beberapa lembar kertas.
Aku mengangguk ketika menerima kertas tersebut. Aku membaca sinopsis yang tertera.

“Kami akan membuat MV ini sebanyak 4 versi…”
“MWO?”kagetku lalu menatap dirinya. “4 versi?”

Teukie ssi mengangguk dan tersenyum. “Iyyyaaa… Apakah kau pernah melihat MV Jumping dari Kara? MV aslinya, lalu ada Jumping Nicole version, Gyuri version, dan Jiyoung version…”

“Ahhh… aku pernah tau, Teukie ssi…”
“Poin penting dari MV ini adalah di MV utama dan MV Wookie version…”

“Baiklah…”kataku lalu membaca kertas yang berada di tanganku. “Yesung version, konsepnya Turtle Rancher. Kyuhyun version, konsepnya Gamer Spot…”

“Wookie version, konsepnya sweet and romantic guy. MV ini bercerita mengenai pertemanan 3 orang cowok tampan dan akhirnya mereka bertemu dengan seorang gadis. 2 dari mereka menganggap gadis itu adalah gadis yang selama ini di cari, tapi, perasaan berbicara…”

“2 di sini?”tanyaku.

“Kyuhyun dan Yesung, Vanie. Namun, mereka berdua malah lebih nyaman memiliki hubungan pertemanan dengan gadis itu. Sedangkan wookie, sama sekali tidak tertarik dengan gadis itu, tapi, perasaannya mengatakan kalau dia menyukai gadis itu…”

“Akhirnya Kyuhyun dan Yesung membantu Wookie untuk mendapatkan gadis itu? MV aslinya merupakan rangkuman dari ketiga version, kan?”
“Bingo,”
“Baiklah. Aku akan mengerjakannya dan secepatnya akan aku serahkan hasilnya kepadamu, Teukie ssi,”
**

2 minggu kemudian…
Launching Music Video Sugar Rush yang merupakan debut-stage Eun Min dihadiri oleh beberapa sahabat dekatnya termasuk aku dan Doojon, KRY, perwakilan dari anak perusahaan agensinya, serta fans KRY.

Aku tertawa-tawa melihat beberapa adegan yang terdapat di MV ini. Daebak. Aku tersenyum melihat salah satu adegan, Wookie malu-malu ketika berhadapan dengan Eun Min untuk mengajaknya berdansa. Tampak natural sekali.

“Memerahnya wajah Wookie bukan disebabkan blush-on,”bisik Junhyung.
“Hee? Asli?”tanyaku yang diberi anggukan oleh Junhyung.
“Begitu juga dengan memerahnya wajah Eun Min,”
“Mereka berdua sudah saling menyukai kan?”

Silvanatics Galaxy, sebutan untuk fansnya Silvana Park, terbentuk dengan sendirinya.
“Saya menyetujui dengan nama itu untuk sebutan fans saya,”kata Eun Min diiringi senyum.

“Silvana Eonnie..Fighting… Kau dan Wookie Oppa tampak serasi sekali.. I hope both of you..real for dating,”

Hahahahahaa..
**

“Kampaaaiiii…”seru kami bareng lalu mengangkat gelas.

Aku, Doojon, KRY, Junhyung, Tara, Andromeda ssi, Siwon ssi, Yoseob, Gikwang ssi, Teukie ssi, Donghae ssi, Heenim dan Hyunseung Oppa menghadiri pesta yang diadakan oleh Eun Min sebagai rasa syukurnya karena debut-stage in Seoul terbilang daebak dan sukses. Lagunya berada di tangga teratas di beberapa web resmi. Beberapa kali dia menyabet award dari Music Bank, Inkigayo, maupun Music Core. Albumnya terjual sampai ribuan copy. Tawaran manggung terus mengalir termasuk ke beberapa negara Asia.

“Chukae,”kataku lalu memeluknya.
“Aku sudah membuktikan janjiku padamu, Vanie. Kesuksesan yang aku raih, aku dedikasikan kepadamu. Kamsahamnida,”
“Ahh.. No problemo, Eun Min. Aku turut bahagia mendengarnya. Terima kasih juga..”

You’re my sugar rush, Vanie. You’re the sweetest thing I ever tasted,”
“MWO??”kagetku. “Kalau Silvanatics Galaxy mendengar ini, bisa-bisa dia menerorku,”

Hahahahahaha…
**

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s